Archive for PETI

Tak Profesional, Razia PETI Gagal

Posted in Bengkayang, Bupati Bengkayang, DPRD Bengkayang, Hukum, Lingkungan, Pemda Bengkayang, Pemerintahan Desa with tags , , , , , , on October 21, 2011 by Krisantus Van Sebol

Oleh : JAMLI

Harian Kalbar Times

Razia PETI

Jajaran Polres Bengkayang adakan razia PETI di Kec. Samalantan

[BENGKAYANG] –

Tak profesional, Operasi Razia gabungan jajaran Polres Bengkayang terhadap aktivitas penambang liar (PETI) pada areal penambang liar di dusun Sungai Limau dan Kincir, desa Samalantan, Kecamatan Samalantan, oleh tim gabungan dari jajaran Polres Bengkayang, yang melibatkan satuan Brimob Singkawang, dan Sat Pol-PP Bengkayang, diduga bocor sebelum rajia dilaksanakan. Karena dalam operasi tersebut tidak satupun penambang liar yang tertangkap.

Razia dilakukan mengingat di daerah Dusun Sungai Limau dan Kincir marak terjadi penambang liar yang melakukan aktivitas tanpa izin hingga pada tingkat yang meresahkan, hal ini diperkuat dengan laporan dari berbagai pihak yang merasa dirugikan karena kegiatan ileggal sehingga merusak lingkungan. Operasi yang dilakukan jajaran Kepolisian Polres Bengkayang, dipimpin langsung oleh Continue reading

BLHB Ingatkan Aparat Agar Tertibkan Aktivitas PETI di Jembatan 25

Posted in Lingkungan with tags , , , on February 9, 2011 by Krisantus Van Sebol

Oleh : KRISANTUS

Monterado- Dikhawatirkan aktivitasnya dapat merusak badan jalan, Aktivis Bina Lingkungan Hidup Borneo (BLHB), mengingatkan aparat, baik dari pihak kepolisian maupun Pemda Bengkayang agar dapat menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di ruas Jalan Monterado-Jembatan 25. Jarak kedua tempat tersebut kurang lebih 10 Kilometer.

“Jarak antara badan jalan dengan lokasi tambang sudah sangat dekat, kurang lebih 3 Meter lagi,” ungkap Kepala Divisi Investigasi dan Advokasi BLHB Bengkayang, Paulus Ledon, Rabu (9/2) di Bengkayang.

Menurutnya, kondisi ini dibiarkan terus menerus, bahkan dalam jangka waktu yang singkat ini, bukan tidak mungkin badan jalan menjadi rusak dan terputus. Tentunya, apabila hal ini terjadi, pihak yang sangat dirugikan adalah masyarakat setempat yang memanfaatkan infrastruktur tersebut sebagai sarana transportasi mereka. Belum lagi jika dikaitkan dengan kerusakan lingkungan yang disebabkan.

“Selain masyarakat, pemerintah juga akan dirugikan jika sampai badan jalan terputus, sebab untuk memperbaikinya kembali pasti memerlukan anggaran,” terang Paulus.

Permasalahan ini diharapkannya agar segera ditindaklanjuti guna menghindari terjadi kerusakan lebih parah pada ruas badan jalan tersebut. Kecamatan Monterado merupakan salah satu daerah di Bengkayang yang memiliki kandungan emas yang akhirnya menarik para penambang untuk melakukan aktivitasnya didaerah tersebut. Aktivitas PETI ibarat dua sisi mata uang yang sulit dipisahkan. Ini terkait mata pencaharian masyarakat (pekerja) yang rata-rata berasal dari masyarakat ekonomi kelas bawah. Sementara disatu sisi, aktivitas PETI juga menimbulkan permasalahan lingkungan yang tak bisa dianggap remeh. Kerusakan unsur tanah, bahaya merkuri, pencemaran air, serta sumber penyakit merupakan akibat darinya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 238 other followers